MAKNA DAN INTI PERAYAAN HARI RAYA SARASWATI

Tag

, ,

MAKNA DAN INTI PERAYAAN HARI RAYA SARASWATI

Hari raya Saraswati adalah hari yang penting bagi umat hindu, khususnya bagi siswa sekolah dan penggelut dunia pendidikan karena Umat Hindu mempercayai hari Saraswati adalah turunnya ilmu pengetahuan yang suci kepada umat manusia untuk kemakmuran, kemajuan, perdamaian, dan meningkatkan keberadaban umat manusia. Hari raya Saraswati diperingati setiap enam bulan sekali, tepatnya pada hari Saniscara Umanis wuku Watugunung.

Continue reading »

Hymne PMHD

Dharmaning Mahasisya Mahottama

Niki wenten Carita, Carita….
Pacang kacritayang ring Angga
Pasemetonan Mahasisya Hindu Dharma Warmadewa
Ring Mahawidya Warmadewa
Ring Mahawidya Warmadewa

Dharmaning Mahasisya Mahottama
Mantuk ring Jiwa Pramana PMHD
Sane kaajahin ring PMHD
Sane kaatur Ring Jagad Bali
Ring Sri Kesari Warmadewa
Majeng Ring Sang Hyang Widhi Wasa

Reff.
OM Rahajeng Tri Hita Karana
Rahajeng ring Parahyangan
Rahajeng manut Pawongan
Rahajeng ring Palemahan

Tirthayatra di Tanah Jawa PMHD UNWAR 2011

Untuk yang kesekian kalinya, Pasemetonan Mahasiswa Hindu Dharma Universitas Warmadewa menyelenggarakan acara tirthayatra ke tanah Jawa. Rute yang ditempuh sama dengan acara tahun lalu, yakni Pura Agung Blambangan, Pura Giri Waseso dan Pura Luhur Giri Selaka, Alas Purwo Tegaldlimo Banyuwangi. Untuk tahun 2011 ini, spt tahun sebelumnya juga dirangkaikan dengan hari ulang tahun PMHD Unwar yang jatuh pada tanggal 11 Juni 2011.Menurut Ketua Panitia acara, Eva Santhi, acara Tirthayatra ini lebih tepat dinamakan Dharmayatra PMHD karena selain acara sembahyang ke Pura-Pura, juga diisi dengan dharma tula, ngayah bersih-bersih dan juga punia kepada pemangku.Lebih jauh Eva menambahkan sebagai organisasi yang berlandaskan Tri Hita Karana, PMHD harus lebih sering berada dalam tataran praktek nyata Tri Hita Karana bukan sekedar omong kosong belaka.Menurut anggota PMHD yang juga mahasiswa Fakultas Kedokteran Unwar ini, peserta dharmayatra yang ikut berjumlah 35 orang terdiri dari anggota dan pengurus, dosen pembina dan alumni PMHD Unwar.Acara dharmayatra ini telah berlangsung dari tanggal 10 Juni sampai dengan 12 Juni 2011 yang lalu.

Apa saja pengalaman para peserta Dharmayatra ke tanah Jawa ini??
Tunggu di tulisan berikutnya….

Nama Raja-Raja Bali Sebelum & Sesudah Majapahit

Raja2 Bali sebelum Majapahit yang datangnya di dapat berdasarkan prasasti :

1. Çri Keçari Warmadēwa (Saka 835/913M)

2. Çri Ugrasēna (Saka 837-864/915-942M)

3. Agni Nripati (Saka 841-875/953-953 M)

4. Tabanēndra Warmadēwa (Saka 877-889/955-967 M)

5. Candrabhaya Singha Warmadēwa (Saka 878-896/956-974M) –> Pendiri Tirta Empul.

6. Jana Sadhu Warmadēwa (Saka 897/975M)

7. Gunapryadharmapatni-Dharmo

dayana Warmadēwa (Saka 910-933/998-1011M)

Memiliki tiga Putra :
Continue reading »

SMA 4 Denpasar Berjaya

Deretan Piala Gebyar PMHD IV

Pasemetonan Mahasiswa Hindu Dharma (PMHD) Unwar, Sabtu (19/2) lalu mengadakan Gebyar PMHD ke-4 di kampus Unwar. Di ajang seni dan budaya ini SMA 4 Denpasar (Foursma) tampil sebagai juara umum dan berhak atas piala bergilir Rektor Unwar.

Ketua PMHD A.A. Indra Prasetya didampingi Ketua Panitia Ade Rama Saputra mengungkapkan, Gebyar PMHD ke-4 Unwar menggandeng Pemkot Denpasar. Tahun ini Gebyar PMHD dirangkaikan dengan HUT ke-19 Pemkot Denpasar.
Continue reading »

Astabrata Kepemimpinan Ala Hindu

Asta Brata Kepemimpinan Hindu

OLEH:
I DEWA PUTU SUMANTRA

DALAM RANGKA DIKLAT ASTA BRATA IV
DISELENGGARAKAN OLEH PASEMETONAN MAHASISYA HINDU DHARMA (PMHD) UNIVERSITAS WARMADEWA
BERTEMPAT DI WANTILAN PURA SAKENAN DENPASAR
TANGGAL 5 – 7 NOPEMBER TAHUN 2010

Om Swastyastu Namo Siwa-Budhaya,
Om Awignam Astu Namo Siddham.

KATA PENGANTAR

Puja dan puji dipanjatkan ke hadapan Ida Sanghyang Widhi, karena atas restu dan karunia Beliau, tulisan singkat ini dapat dirampungkan meskipun isinya masih sangat jauh dari sempurna.
Tulisan ini dibuat untuk memenuhi permintaan dari Panitia pelaksana Diklat Kepemimpinan Asta Brata V PMHD Unwar, guna mengisi acara Pendidikan dan Latihan (Diklat) Kepemimpinan Asta Brata yang dimaksud. Tulisan ini diberi judul “Asta Brata” Kepemimpinan Ala Hindu yang disesuaikan dengan topik dari kegiatan ini dan sangat mirip dengan tulisan yang dibawakan pada diklat sebelumnya. Secara singkat isi dari tulisan ini memuat pokok-pokok pikiran tentang kepemimpinan terutama yang dimuat dalam ajaran Asta Brata. Tentu dalam menyadur dan mengartikan ajaran mulia ini masih sangat jauh dari ‘baik’ apalagi ‘sempurna’, hal ini sepenuhnya dikarenakan keterbatasan penulis sendiri yang belum paham secara mendalam akan ajaran ini, tapi minimal untuk pengetahuan awal mengenai ajaran Asta Brata, tulisan sederhana ini dapat dimaklumi.
Demikian kata pengantar tulisan ini, semoga ada manfaatnya.

Penulis

I. PENDAHULUAN

Seperti kita ketahui bahwa aneka ragam aktivitas dan kegiatan yang dilakukan dalam suatu komunitas atau organisasi apa saja yang melibatkan banyak orang, sudah pasti tidak dapat dipisahkan dari hubungan antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, dan kelompok dengan kelompok, yang satu sama lainnya saling terjalin, saling mempengaruhi secara kompleks, rumit dan rentan dalam usaha mencapai tujuan bersama. Dengan mengetahui sifat hubungan yang kompleks, rumit dan rentan ini sangatlah diperlukan tampilnya seseorang untuk menengahi, membimbing, mengarahkan dan mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut. Seseorang itu lasim disebut Pemimpin.
Begitu pentingnya seorang pemimpin yang mampu memfasilitasi dan memberikan solusi dalam penyelesaian masalah, memajukan organisasi yang dipimpinya, dan untuk menciptakan keamanan, kenyamanan, dan kesejahteraan anggota organisasinya. Akan tetapi sesungguhnya kepemimpinan itu dimulai dari diri sendiri, serta setiap orang perlu dan harus memiliki jiwa kepemimpinan.
Secara umum orang yang melaksanakan kepemimpinan terdiri dari dua jenis yaitu Pemimpin dan Pimpinan. Yang dimaksud Pemimpin adalah orang yang dihormati karena kemampuan individunya yakni berpengetahuan tinggi, orang yang “dituakan” karena dewasa, arif dan bijaksana, dan orang yang mampu mengayomi, dipercaya, disegani, panutan, dan dituruti kata-katanya.
Sedangkan Pimpinan adalah orang yang didudukkan dalam suatu jabatan dalam organisasi karena mampu menjalankan organisasi, berjasa, mempunyai waktu dan tingkat pengabdian yang tinggi, dan memiliki kewenangan administratif.
Perlu diketahui bahwa Asta Brata Kepemimpinan Ala Hindu ini bukanlah sebuah petunjuk pelaksana pemimpin, melainkan adalah sebuah pedoman yang mesti diikuti oleh seorang pemimpin untuk mengatur rencana, sikap dan strategi dalam suatu kegiatan beserta pemecahan permasalahan-permasalahannya, sehingga mendapatkan hasil yang optimal. Dan aspek kepemimpinan ini amatlah luas, namun yang diuraikan di sini hanyalah sebagian kecil dan dasar dari aspek kepemimpinan ala Hindu yang dipetik dan dihimpun dari ajaran Asta Brata, serta diramu sedikit dengan artikel-artikel yang bernuansa kepemimpinan secara Hindu. Aspek-aspek yang dimaksud meliputi; Pengertian Kepemimpinan, Fungsi, Ciri dan Pola Kepemimpinan, dan Kepemimpinan Hindu.
Continue reading »

AKTUALITAS MAKNA AJARAN SIWARATRI

OLEH:
I DEWA PUTU SUMANTRA

DALAM RANGKA DHARMA TULA
DISELENGGARAKAN OLEH PASEMETONAN MAHASISYA HINDU DHARMA (PMHD) UNIVERSITAS WARMADEWA
BERTEMPAT DI WANTILAN KAMPUS UNWAR
TANGGAL 3 JANUARI TAHUN 2011

Pengantar

Paper kecil ini ditulis untuk dibawakan pada acara “Dharma Tula” serangkaian dengan perayaan Siwa Ratri di kampus Unwar pada hari Senin, 3 Januari 2011. Tulisan ini diberi judul “Aktualitas Makna Ajaran Siwa Ratri”. Karena pentingnya pancingan terhadap generasi muda pada masalah budaya dan agama, maka saya sejenak melupakan kebodohan saya, dan dengan kerendahan hati mencoba menyusun paper ini yang sudah tentu hasilnya sangat keruh dan kacau.balau Untuk itulah saya mohon permakluman kepada para sujana yang berkompeten di bidang ini. Terimakasih.

Continue reading »

Sambutan Ketua Umum PMHD UNWAR Dalam Gebyar Seni-Budaya IV

OM Swastyastu,

Yang terhormat, Bapak Wali Kota Denpasar/yang mewakili,
Yang terhormat, Bapak Ketua Yayasan Kesejahteraan KORPRI Provinsi Bali
Yang kami hormati, Bapak Rektor Universitas Warmadewa beserta jajaran Pimpinan kampus,
Para dewan juri lomba gebyar PMHD Unwar yang saya hormati,
Para peserta lomba Gebyar PMHD Unwar yang saya banggakan,
Hadirin undangan sekalian yang berbahagia,

Pertama-tama, marilah kita mengucapkan puja-puji syukur kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, bahwa hari ini, acara Gebyar Seni-Budaya PMHD Unwar yang ke-4, dapat teselenggara dan astungkara dapat berlangsung lancar dan sukses..
Continue reading »

Galeri Foto Gebyar PMHD UNWAR IV

Tag

Berikut adalah dokumentasi selama perhelatan gebyar PMHD IV memeriahkan HUT Pemerintah Kota Denpasar yang ke-19 tahun 2011. Silahkan klik pada masing-masing foto untuk memperbesar. Salam Dharmaning Mahasisya Mahottama.

Penyerahan hadiah kepada sang juara

Nyurat aksara Bali di daun lontar

Peserta & Juri Pidato Bahasa Bali

Sambutan Rektor Unwar

Suasana pembukaan acara

Dibuka oleh Kadisdikpora Kota Denpasar mewakili Walikota

Panitia dan Sponsor

Gebyar PMHD UNWAR, Sambut HUT Pemkot Denpasar ke-19


Pasemetonan Mahasiswa Hindu Dharma Universitas Warmadewa Denpasar (PMHD UNWAR), menggelar aktifitas budaya yang melibatkan siswa SMA se-Bali, Sabtu 19 Pebruari 2011 kemarin. Kegiatan rutin tahunan ini, digelar dalam rangkaian HUT Pemerintah Kota Denpasar yang ke-19.

Dalam acara gebyar ini, dilaksanakan berbagai lomba diantaranya lomba pidato bahasa bali, lomba tari teruna jaya, lomba nyurat aksara Bali di daun lontar, lomba lagu pop Bali, serta lomba utsawa dharma githa. Menurut Ketua Panitia Pelaksana, Ade Rama Saputra, kegiatan ini didukung penuh oleh pemerintah kota Denpasar serta didukung pula oleh pihak-pihak yang concern terhadap budaya Bali.
Continue reading »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.